Filed under: My Precious Moment
Pagi hari sekitar pukul 05.53 WIB Daerah Istimewa
Yogyakarta dikejutkan dengan getaran gempa hebat, yang menyebabkan
kerusakan sejumlah bangunan. Perkiraan awal ditaksir dengan kaitan
aktivitas Gunung Merapi, yakni tampak setelah gempa terjadi gumpalan
asap menjulang tinggi ke atas permukaan langit. Terjadi pemadaman
listrik hingga siang hari, menyebabkan kita ketinggalan informasi
mengenai bencana tersebut, sampai diketahui ternyata asal gempa berasal
dari laut selatan, tepatnya pada tumbukkan lempengan di Samudera Hindia
pada kedalaman dangkal 14 - 17 km di bawah permukaan
laut.(Sumber Badan Meteorologi dan Geofisika Yogyakarta). Kerusakan
yang terjadi pada bangunan seperti ambruknya rumah penduduk hingga rata
dengan tanah, dengan asumsi bangunan tua yang sebagian besar , terbuat
dari bata bahkan juga rumah bambu untuk penduduk yang kurang mampu ,
tercatat pula beberapa fondasi gedung pertokoan, bandara dan mall di
jalan Solo yakni Plaza Ambarukmo dan Saphier Square.
Tercatat jumlah korban terbesar yakini di
Kabupaten Bantul dan daerah sekitarnya , yang kira-kira 25 - 30 km dari
pantai selatan mengalami kerusakkan paling parah , untuk daerah
utara yakni Ring Road utara hanya sedikit mengalami kerusakan walau
gempa terasa cukup besar pula yaitu 5,9 skala ritcher.
Gempa susulan sempat terjadi hingga malam hari. Sekitar 6 - 7 kali sejak kemunculan gempa susulan ke dua pukul 10.00
WIB , hingga sore dan terakhir pukul 20.00 WIB, dalam getaran yang relatif
lebih kecil. Warga kota Yogyakarta sempat diricuhkan oleh adanya isu
gelombang tsunami oleh beberapa provokator, yang sempat dituding oleh
sejumlah warga untuk mengalihkan situasi, untuk kemudian melakukan
penjarahan. Warga berbondong-bondong menuju ke dataran yang lebih
tinggi untuk mengungsi keselamatan, seperti tadi pagi sesudah gempa ,
jalan menuju puncak Kaliurang yakni jalan Gejayan dan jalan Kaliurang
terjadi macet total, akibat desakkan warga yang mengendarai
kendaraannya. Sampai-sampai stadion dan masjid juga menjadi pilihan.
Kemudian masyarakat dapat dihimbau bahwa tidak akan
terjadi tsunami. Korban mencapai hingga ribuan jiwa dan diperkirakan
kerugian mencapai triliunan rupiah. Dan kini rumah-rumah sakit setempat
semakin dibanjiri oleh pasien-pasien. Pemerintah telah mengerahkan
untuk segera membuka rumah sakit lapangan guna mengantisipasi daya
tampung rumah sakit.
Sejumlah aktivitas kerja, sekolah,
perkuliahan, SPBU bahkan perdagangan toko tutup sepanjang hari hingga
malam. Penduduk, terutama mayoritas mahasiswa mengalami kesulitan
mendapatkan bahan bakar dan tentu pula untuk bahan makanan, saya
sendiri sampai malam hari ini harus mengantri, tidak seperti
biasanya Jogja penuh dengan rumah makan dan lesehan. Tidak lebih dari
kira-kira pukul 8 malam, sejumlah warung makan kehabisan. Beberapa
jaringan komunikasi seperti handphone dan internet sempat mengalami
gangguan teknis sepanjang hari ini, dan syukurlah bisa kembali
berfungsi. Presiden dan sejumlah Menteri telah tiba di Yogyakarta
disambut oleh Gubernur, untuk kemudian meninjau langsung ke rumah sakit
antara lain RS Dr.Sardjito, RS Wirosaban, RS Panti Rapih, RS Bethesda,
dan beberapa rumah sakit penampungan, tak sedikit pula mengalami
kerusakan hingga saat ini mengalami masalah penerangan listrik padam.
Dan kini sempat beredar kembali, khabar isu akan terjadinya gempa
susulan dimulai dari pukul 9 malam ke atas, sejumlah warga memilih
beristirahat di teras rumah dengan menggelar tikar, tidak berada di
rumah mungkin terjaga hingga esok hari.
Sungguh suatu cobaan yang besar bagi kita semua akan
misteri kekuasaan Sang Pencipta, oleh karena itu mari kita bersama-sama
mendoakan keselamatan arwah para korban semoga diterima di sisi yang
layak dan tentunya sebagai mawas diri untuk para jiwa yang masih ‘
terselamatkan ‘.
Saya melaporkan peristiwa bersejarah hari ini dari ” Kota Pelajar Yogyakarta.
Sekian dan terima kasih.
Wassalam.
Yogyakarta, 27 Mei 2006
duuum_duum nulis teruuus tiap hari ya…
Comment by SoULMaTe 01.23.07 @ 1:29 amLeave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>